by

Yayasan BUMN Distribusikan Bantuan Kemanusiaan ke Masyarakat Terdampak Banjir di Sembakung Nunukan

NUNUKAN - Yayasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengunjungi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke korban bencana banjir di Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan Provinsi Kaltara, Kamis (21/1). 

Ketua Yayasan BUMN Harjawan Balaningrath akan langsung menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat di Sembakung Jumat (22/1) besok bersama rombongan BPBD Kaltara, PT Pelni Cabang Tarakan dan perwakilan Pertamina EP. 

"Yayasan BUMN mendapatkan arahan dari Kementerian BUMN untuk memberikan bantuan ke Sembakung yang dilanda bencana, kami datang langsung berkoordinasi dengan BPBD Kaltara," ungkap Harjawan kepada awak media di kantor Badan Penghubung Pemprov Kaltara di jalan Mulawarman Kota Tarakan. 

Dijelaskan Harjawan, jenis bantuan kemanusiaan yang disalurkan ke Sembakung diantaranya 2 ton beras, 500 kg gula, indomie instan 200 dus dan 3.000 masker juga Alat Pelindung Diri (APD). Mengingat, saat ini masih pandemi COVID-19. "Besok kita bawa melalui jalur laut," ujarnya. 

Untuk operasional BPBD di Kaltara, Yayasan BUMN memberikan bantuan untuk operasional mendistribusikan bantuan tersebut sebesar Rp100 juta. "Supaya bantuan ini sampai, bantuan ini hanya untuk mengoperasikan kita paham kondisinya sampai ke dalam, daerahnya masuk ke pedalaman. Kami serahkan kepada BPBD Kaltara (teknisnya)," jelas Harjawan. 

BPBD Kaltara dalam hal ini Ketua Pelaksana Harian, Andi Santiaji memberikan apresiasi tinggi kepada Yayasan BUMN telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Sembakung. 

"Bantuan ini kita distribusikan ke Sembakung, secara operasional sudah ada BPBD Provinsi, Kabupaten, Tagana, Destana, Perusahaan, Pertamina, dan perusahaan di Sembakung mendukung pemerintah dan masyarakat dalam penanganan banjir. Saya yakin Sembakung akan kita bagikan bantuan dari berbagai pihak," ungkap Santiaji. 

Bantuan bahan pokok ini menurut Harjawan adalah yang paling dibutuhkan oleh masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Nunukan. 

"Koordinasi kita dengan Camat Sembakung sudah, BPBD Kaltara sudah, apa yang urgent saat ini adalah apa yang kita bawa," jelasnya. 

Diketahui, banjir di Sembakung telah mengakibatkan 2.715 jiwa yang terdampak dari 553 KK dari 8 desa. Di Kecamatan Sembakung terdapat 10 desa namun 8 desa terdampak.(*)