HK News

Foto

H Anas Nurdin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Tarakan Periode 2026 hingga 2031

TARAKAN – Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Tarakan secara resmi menetapkan H. Anas Nurdin, S.H., M.H. sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Tarakan masa bakti 2026-2031 secara aklamasi. Keputusan strategis ini diambil dalam persidangan yang berlangsung tertib dan kondusif sejak pagi hari, Sabtu (27/6/2026).

Ketua Panitia, Sa'ad didampingi Sekretaris Panitia Pelaksana OC, Ali Sadat, SE, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sesuai jadwal. Acara yang dimulai tepat pukul 10.00 WITA tersebut turut dihadiri oleh jajaran petinggi partai, pejabat daerah, serta perwakilan instansi vertikal. 

"Alhamdulillah, Musyawarah Daerah keenam Partai Golkar Tarakan sudah berjalan dengan baik. Pembukaan dimulai pukul 10.00 tepat, dihadiri langsung oleh Ketua DPD Golkar Provinsi Kalimantan Utara dan Walikota Tarakan. Selain itu, hadir pula Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda), Kapolres Tarakan, Ketua KPU, Bawaslu, Kesbangpol, serta seluruh jajaran pengurus DPD Golkar Tarakan," jelas Ali Sadat saat memberikan keterangan pers.

Rangkaian seremonial pembukaan tersebut rampung pada pukul 12.00 siang. Setelah jeda siang, agenda dilanjutkan pada pukul 13.30 WITA dengan memasuki Sidang Paripurna Pertama. Tahapan ini membahas jadwal acara, tata tertib, serta pemilihan pimpinan sidang untuk memandu jalannya musyawarah. 

Ali Sadat membeberkan bahwa proses pemilihan ketua berlangsung sangat dinamis namun penuh mufakat. Mengingat hanya ada satu calon tunggal yang mendaftarkan diri, seluruh pemilik suara secara bulat menyatakan dukungan penuh kepada H. Aji Anis Nasir. Pemilik suara tersebut meliputi perwakilan DPD tingkat provinsi, Dewan Pertimbangan, pengurus demisioner, seluruh pengurus tingkat kecamatan, serta organisasi sayap yang didirikan dan mendirikan Partai Golkar. 

"Sampai dengan pukul 14.00 WITA, karena semuanya pada setuju dan menerima laporan pertanggungjawaban dari pengurus sebelumnya, maka dilanjutkan dengan rapat komisi dan pemilihan ketua. Alhamdulillah, karena calonnya hanya ada satu yang mendaftar, maka selesailah semua tahapan musyawarah daerah keenam ini dengan ditetapkannya H. Anas Nurdin sebagai Ketua DPD Golkar Tarakan periode 2026-2031" jelas Ali Sadat. 

Selain menetapkan ketua baru, Musda VI ini juga menetapkan struktur Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Tarakan yang beranggotakan lima orang. Posisi Ketua Dewan Pertimbangan kini dijabat oleh Hj. Siti Laela, yang sebelumnya merupakan Ketua DPD Partai Golkar Tarakan periode lalu. Beliau didampingi oleh empat anggota dewan pertimbangan lainnya, yakni Darwin Sanusi, Sucipto, dan Zulkifli. 

Mengenai peralihan tongkat estafet kepemimpinan ini, Ali Sadat mengungkapkan bahwa Hj. Siti Laela sengaja memilih untuk tidak maju kembali demi memberikan ruang bagi kaderisasi internal partai. Langkah ini mendapat apresiasi yang sangat tinggi dari seluruh pengurus dan simpatisan partai beringin di Tarakan. 

"Beliau memberikan estafet kepemimpinan Partai Golkar ini kepada kader-kader yang memiliki potensi, kompetensi, kapabilitas, dan kualitas. Ini merupakan bentuk regenerasi. Posisi Ketua Dewan Pertimbangan yang diberikan kepada beliau merupakan wujud penghargaan tertinggi dari partai atas jasa dan kontribusi besarnya dalam membesarkan Partai Golkar Tarakan selama lima tahun terakhir," tutur Ali. 

Menindaklanjuti hasil Musda, tim formatur yang telah dibentuk akan segera bekerja untuk menyusun struktur kepengurusan kabinet DPD Partai Golkar Tarakan yang baru. Ali Sadat menambahkan, durasi kerja tim formatur sepenuhnya diserahkan kepada ketua formatur, baik itu akan diselesaikan dalam waktu seminggu, dua minggu, atau paling lama satu bulan. 

Setelah tim formatur merampungkan komposisi kepengurusan periode 2026-2031, hasilnya akan diserahkan ke DPD Partai Golkar Tingkat Provinsi Kalimantan Utara untuk dipelajari, diplenokan, dan diterbitkan Surat Keputusan (SK) resmi. Proses pelantikan kepengurusan baru secara definitif baru akan dibicarakan dan dijadwalkan setelah SK dari provinsi tersebut resmi dikeluarkan. (hk) 


0 Comments

leave a reply

Recent Posts

Hot News

Categories